Pentingnya percaya diri, dampaknya dan cara membangun rasa percaya diri.
Takut tapi tetap percaya diri!
Siapa nih yang pernah melihat meme ini lewat di twitter kalian?
Para pengguna twitter mulai berbondong-bondong memakai meme ini di beberapa momen penting kehidupan mereka. Dari deketin doi sampai ke menunggu pengumaman kelulusan.
Ada-ada saja memang. Tapi meme ini paling cocok untuk mewakili topik artikel hari ini.
Eitss...
Tapi sebelum masuk membahas topik artikel ini, izinkan aku memperkenalkan diri sekali lagi.
Salute, minna-san! Aku Tasya Carmelia penulis artikel dari blog ini. Salam kenal ya! Kalian bisa menemukan aku di instagram @AngelNumbrr dan memberikan kritik saran kalian di sana!
Akhir-akhir ini rasa ingin menulis artikel lagi dan akhirnya jadi juga dengan topik baru ini, pentingnya rasa percaya diri, dampaknya pada kehidupan dan bagaimana agar lebih percaya diri lagi. Semuanya aku coba kemas dalam satu artikel ini. Semoga tersampaikan dengan baik ya!
Pentingnya percaya diri dan dampaknya.
Memang apa sih pentingnya percaya diri?
Menurutku ya, rasa percaya diri itu penting banget! Dengan rasa percaya sama diri kita sendiri, orang bisa melakukan apa saja. Literally, apa saja.
Dengan rasa percaya diri kamu bakal terus melangkah lebih jauh lagi, dan menemukan nilai dirimu lebih jauh. Kamu jadi terhindar dari pemikiran negatif tentang dirimu sendiri atau insecure.
Kamu juga akan merasa nyaman, dan tak takut akan tekanan yang terjadi di dalam hidupmu. Kamu bisa menghadapi masalah yang terjadi dengan lebih tenang, dan lebih santai. Karena kamu tahu, tidak ada masalah yang terlalu berat untuk kamu selesaikan!
Ada juga bonus lain dari rasa percaya diri, kamu akan lebih disukai oleh orang-orang disekitarmu. Kamu mudah beradaptasi dan lebih dipercaya oleh orang-orang.
Tapi yang paling penting dari rasa percaya diri adalah tahu kalau tanpa disukai seseorang, kamu tetap kamu, dan it's totally okay.
Pakaian terbaik memang rasa percaya diri, deh!
Bedanya percaya diri sama narsis apa sih?
Terkadang ada yang masih tertukar makna antara percaya diri dan narsis. Tentu saja keduanya berbeda!
Dikutip dari artikel idntimes, ada beberapa perbedaan mendasar dari narsis yang lebih mudah untuk kamu kenali.
- Orang yang percaya diri tahu nilai diri mereka, tanpa menjatuhkan orang lain seperti orang narsis. Mereka senang dengan keberhasilan orang lain dan tidak merasa insecure akan hal itu. Sebaliknya, orang narsis merasa insecure dan tidak nyaman sehingga ingin menjadi lebih dan lebih lagi dengan menurunkan 'value' atau nilai orang lain, setidaknya di mata mereka.
- Orang yang percaya diri juga ingin kehadiran dirinya membantu orang lain dan lingkungannya, sedangkan orang narsis lebih sering menarik diri dan cenderung egois untuk menarik keuntungan dari orang lain.
Cara membangun rasa percaya diri.
Lalu, bagaimana caranya untuk lebih percaya diri sih?
Dalam pengalaman ku pribadi, ada beberapa hal yang kulakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri, yaitu:
1. Mengubah pola pikir.
Pola pikirmu sangat penting loh! Dan hanya dengan mengubah pola pikirmu, kamu bisa mengubah cara pandangmu terhadap apa yang terjadi di sekelilingmu. Dan cara mengubah pola pikir adalah dengan membaca, mendengarkan dan melihat hal yang berkaitan dengan rasa percaya diri.
Kamu bisa membaca buku dengan tema pengembangan diri yang tersedia di gramedia, sebelum membeli pastikan untuk melihat review atau rekomendasi buku bertema pengembangan diri ya! Kamu bisa melinat rekomendasi di artikel website atau aplikasi seperti Twitter, dan pinterest dengan kata kunci "rekomendasi buku pengembangan diri/self improvement." Kamu akan menemukan banyak buku, jadi kamu bisa memilih sesuai dengan kebutuhan kamu sekarang dan cari penulis yang sesuai dengan style baca kamu ya!
Untuk yang lebih suka mendengarkan atau menonton, kamu bisa buka youtube atau podcast pengembangan diri seperti Satu Persen. Di sana kamu akan belajar soal pola pikir growth mindset. Dengan pembawaan yang menarik, dijamin tidak akan membosankan deh! Di sana juga diberikan pelajaran lewat drama korea atau anime, jadi buat pecinta drakor atau anime sangat cocok deh pembahasannya!
2. Menerapkan yang sudah kamu pelajari.
Iya, menerapkannya. Jujur, hal ini merupakan hal yang tidak mudah. Bagaimana sih menerapkannya?
Dari buku Atomic Habits: Perubahan Kecil yang memberikan hasil luar biasa karya James Clear, kamu bakal melihat sebuah perubahan kecil dari cara pandang yang berbeda.
Ternyata perubahan kecil sangat berarti. Jika dilakukan secara konsisten, perlahan tapi pasti hal kecil tersebut akan melekat dan menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan tersebut berubah menjadi sebuah rutinitas dan rutinitas berubah menjadi identitas.
Tidak ada orang yang malas, yang ada hanya orang dengan kebiasaan bermalas-malasan. Jadi sekecil apapun perubahan baik yang kamu investasikan di dalam hidupmu, itu akan menghasilkan hal besar yang baik kemudian jika dilakukan secara konsisten.
3. Meningkatkan kesadaran diri.
Banyak nggak sih kata-kata menampar untuk sadar diri? Memang sih, sabar itu penting. Tapi sadar diri lebih penting lagi.
Perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu mau diperlakukan. Namun, jika orang tersebut malah berbuat sebaliknya, berhenti. Berhenti berada di sekitar dia. Karena kamu tidak bisa mengubah keputusan atau kelakuan seseorang kecuali diri kamu sendiri.
Sadar dalam setiap keadaan, apa yang kamu pikirkan sekarang, bagaimana perasaan kamu, dan apa yang harus kamu lakukan.
Pasti ada keadaan dimana kamu sadar kamu benar-benar lelah, marah dan kesal. Tapi kamu tidak ingin menangis dan berakhir lebih parah dari itu.
Jika hal tersebut terjadi, tanyakan diri kamu sendiri apa alasan kamu ada di situasi tersebut. Apa yang menyebabkan kamu merasa demikian dan terima kenyataan tersebut. Keputusan ada di tangan kamu untuk melakukan apa setelahnya.
Emosi yang ada di dalam dirimu, kapan pun itu di situasi apapun itu valid. Itu yang membuat tetap menjadi seorang manusia. Jadi terima dan salurkan perasaan tersebut dengan baik ya!
Kalau ingin menangis, silahkan menangis. Kalau ingin marah, marah lah. Senang ya silahkan bersenang-senang. Kamu bisa menyanyikan lagu yang sesuai dengan perasaan kamu, atau menulis dan bercerita dengan orang yang kamu percaya.
Karena yang harus kamu sadari sebelum perasaanmu meluap adalah kamu berharga. Seseorang telah mempertaruhkan nyawanya dan membawamu selama sembilan bulan di dalam kandungan untuk kamu lahir ke dalam dunia ini.
4. Tiga kata ajaib.
Ada yang tahu ini apa? Tiga kata ajaib kerap kali tertahan di ujung lidah, walau kenyataannya kata ini sangat berarti untuk orang yang mendengarkannya.
Terimakasih, maaf, dan tolong.
Jika mendapatkan sesuatu, entah perlakuan baik atau barang hal yang harus kamu lakukan adalah berterimakasih, benar? Jadi ingatlah untuk berterimakasih! Pastikan kamu berterimakasih dengan dirimu sendiri juga ya? Dirimu sudah bertahan dan berjuang sampai sejauh ini! Terimakasih ya? Kamu hebat!
Mintalah maaf jika melakukan kesalahan. 4 huruf. Hanya saja terkadang susah untuk diucapkan, dan berakhir terpendam tanpa penyelesaian. Biasakan meminta maaf juga ya, bukan hanya untuk orang lain tapi untuk dirimu sendiri!
Lalu yang terakhir, tolong. Kata yang lumayan jarang penulis ucapkan. Masih susah untuk dikeluarkan karena ego. Aku sendiri masih berusaha dengan kalimat ini. Jangan malu untuk meminta tolong ya! Mintai tolong jika butuh bantuan. Tapi jangan sampai dipakai untuk hal-hal yang merugikan orang lain, ya?
Orang percaya diri adalah mereka yang paham simbiosis mutualisme. Manusia bagaimanapun juga adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Jadi, ayo pakai tiga kata ajaib ini mulai sekarang dengan lebih bijak lagi!
Au Revoir!

Komentar
Posting Komentar